Kukang yang Beracun

29 Jun 2015
Risanti

Kukang yang Beracun

oleh | Jun 29, 2015

ayobandung.com – Racun, biasanya dimiliki oleh hewan reptil seperti ular juga kadal. Tapi rupanya, kukang (Nycticebus sp) juga memiliki kelenjar racun, yang cukup membahayakan.

Racun pada kukang (Nycticebus sp) terdapat di sekitar kedua sikunya. Racun ini dipercaya untuk melindungi dirinya dari predator dan parasit. Cara penyebarannya melalui gigitan, usai hewan primata ini menjilati kelenjarnya.

Doktor hewan, Nur Purba menyebutkan, ketika kukang (Nycticebus sp) sudah menyilangkan kedua tangannya di atas kepala, kemungkinan besar dia akan menjilati kelenjar racun di kedua sikunya, dan bersiap menyerang. Menancapkan gigi dan menyebarkan racun melalui liurnya.

“Saya belum pernah dengar racun kukang bisa menyebabkan kematian,” katanya kepada ayobandung saat ditemui usai Workshop Pengenalan Kukang dan Tantangan Konservasinya, di Perum Perhutani Jawa Barat dan Banten, Kamis (25/6/2015).

Meski begitu, racun dari kukang (Nycticebus sp) bisa membuat kulit luka. Mengikis kulit dan menyebabkan borok. Purba juga mengatakan, dia pernah mendengar ada yang pingsan karena racun kukang (Nycticebus sp).

Keunikan hewan yang  masih satu keluarga dengan lemur ini, kerap tidak dihiraukan oleh para pemburu, pedagang, dan pemelihara kukang (Nycticebus sp). Mereka terus menangkap, memperjualbelikan, dan memeliharanya.

Para pemelihara ini lebih memperhatikan wajah lucunya dan tubuh mungilnya. Mereka juga kerap memanusiakan hewan liar ini. Menjinakkannya dengan cara mencabut dan memotong gigi taringnya. Padahal hal itu bisa menyebabkan infeksi yang bisa berakhir pada kematian.

Hal ituah yang menjadi salah satu faktor menurunnya jumlah populasi kukang. Khususnya kukang jawa (Nycticebus javanicus), yang statusnya dinyatakan critically endangered atau hampir punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).(mega)

Sumber: AyoBandung

 

Dukung satwa-satwa dilindungi Indonesia dengan membagikan kisah ini di sosial mediamu atau ikut berdonasi untuk satwa-satwa di pusat rehabilitasi kami dengan mengklik link di sini.

Kabar YIARI

7
Jul 4, 2024

Lima Prinsip Kesejahteraan Satwa yang Harus Kamu Ingat!

Pasti Sobat #KonservasYIARI mendambakan hidup sejahtera dan bebas, bukan? Seperti halnya manusia, hewan juga merupakan makhluk hidup yang berhak menikmati kehidupan yang bebas dan sejahtera. Kesejahteraan hewan, yang dikenal dengan lima prinsip kebebasan...

7
Jun 26, 2024

Hutan Mangrove, Rumah bagi Biota dan Fauna yang Mesti Dilindungi

Fungsi hutan mangrove ternyata lebih banyak daripada yang kita duga, fungsi dan perannya tidak hanya melulu menahan laju abrasi pantai. Sebab, berbagai jenis biota dan fauna menghuni kawasan ekosistem satu ini, memberi manfaat bagi lingkungan maupun untuk...

Artikel Terkait